Jenis – Jenis Proxy Yang Perlu Anda Ketahui

Pada artikel sebelumnya kita sudah membahas tentang Mengenal Apa Itu Proxy? Pengertian dan Cara Kerjanya. Nah, pada artikel kali ini kita akan melanjutkan membahas mengenai Proxy mulai dari jenis-jenis sampai manfaatnya yang perlu Anda ketahui.

Seperti yang kita semua ketahui bahwa Proxy adalah sistem yang menjadi perantara atau menjembatani antara komputer dan jaringan Internet. Sehingga penggunaannya tentu sangatlah penting dan dibutuhkan oleh kita semua.

Berikut ini adalah jenis – jenis Proxy yang perlu Anda ketahui :

1. Transparent Proxy (Proksi Transparan)

Dinamakan Proxy transparan karena jenis proxy ini bersifat transparan atau terbuka alias tidak merahasiakan alamat IP pengguna, sehingga alamat IP akan terlihat oleh publik saat sedang mengakses internet. Hal ini tentu saja cukup beresiko karena bisa saja dipakai oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Parahnya, pengguna juga bisa membuat alamat IP diblokir (banned) secara permanen dan membuat pengguna tidak bisa mengakses situs-situs tertentu. Tentu saja hal ini bisa sangat merugikan. 

Lantas, apa proxy jenis ini masih bisa digunakan? Jawabannya bisa asal dengan melakukan konfigurasikan secara khusus.Proxy transparan banyak digunakan oleh karyawan perusahaan untuk mengakses informasi lokal saja. 

2. Anonymous Proxy (Proxy Anonim)

Penggunaan Proxy Anonim ini bisa digunakan untuk Anda yang tidak mau alamat IP nya diketahui. Ketika sedang mengakses internet atau sebuah website maka alamat IP kita akan diketahui namun dengan menggunakan Proxy Anonim, alamat IP asli kita tidak akan diketahui dunia maya karena digantikan oleh IP samaran.Proxy jenis ini bisa digunakan untuk menyamarkan alamat IP asli bahkan penggunaannya diyakini akan meningkatkan keamanan data milik pengguna.

3. High Anonymity Proxy

Jika pada Proxy Anonim pengguna dirahasiakan IP nya dan digantikan dengan IP samaran, maka pada High Anonymity Proxy benar-benar merahasiakan alamat IP pengguna. Proxy ini sama sekali tidak memberi alamat IP pada setiap penggunanya. Maka, ketika pengguna mengakses sebuah website, alamat IP nya tidak akan terbaca oleh website tersebut. Namun, pengguna hanya akan terbaca sebagai klien saja. 

4. Distorting Proxy

Proxy jenis ini sebenarnya hampir mirip dengan anonim proxy hanya saja perbedaannya terletak dari fungsinya. Jika pada anonim proxy membuat alamat IP asli tidak terlihat dan digantikan IP samaran, maka pada Distorting Proxy ini merekayasa alamat IP asli dan jika ingin melihat IP aslinya hanya bisa dilihat melalui HTTP Header.

5. Reverse Proxy

Reverse proxy berfungsi untuk mencegah pengguna terhubung ke internet dengan akses yang tak termonitor. Jenis Proxy ini sering digunakan pengguna internet melalui jaringan pribadi seperti perusahaan guna membatasi penggunaan koneksi internet pada jaringan lokal. Sehingga, biasanya karena pembatasan ini membuat pengguna tidak bisa bebas mengakses situs-situs tertentu.

Baca Juga:  Autentikasi Dua Faktor

Di tulis oleh: