Pentingnya Flush DNS Cache Secara Berkala

Mirip dengan browser web, sistem operasi juga menyimpan file cache yang disebut cache Domain Name Sistem (DNS). File cache berisi informasi tentang semua situs web yang dikunjungi – nama host, alamat IP, dan catatan sumber daya.

Sebagian besar sistem operasi melakukan caching DNS untuk mengurangi beban server DNS selama lalu lintas tinggi. Periode validitas cache ditentukan oleh Time To Live (TTL). Selama file cache masih valid, mereka akan menjawab permintaan konten tanpa harus melalui server DNS.

Meskipun demikian, menggunakan file cache DNS yang rusak atau ketinggalan zaman dapat menyebabkan kesalahan dan kerentanan keamanan. Karena itu, kami menyarankan Anda untuk membersihkan cache DNS secara berkala.

Berikut adalah alasan mengapa Anda harus menghapus cache DNS secara teratur dengan cara flush DNS yang benar.

Mencegah pelacakan perilaku pencarian – menyimpan catatan DNS memudahkan peretas untuk memprediksi riwayat browser Anda.
Keamanan – File cache DNS adalah target utama untuk spoofing DNS, yang membahayakan informasi sensitif pengguna seperti kredensial login dan data pribadi.
Mengatasi masalah teknis – memaksa sistem operasi untuk mencari data DNS yang diperbarui dapat menyelesaikan masalah koneksi dan konten web yang ditampilkan secara tidak benar.

Baca Juga:  Kecepatan WiFi Mulai Lebih Lambat dari Seluler

Di tulis oleh: