Direktur Jenderal Aplikasi dan Informatika Semuel Abrijani Pangerapan menyebut Kemenkominfo sedang menggodok revisi Peraturan Menteri No.19 Tahun 2014 tentang situs internet bermuatan negatif.

Salah satu pembahasan yang akan dilakukan mengenai rencana untuk menutup permanen sebuah situs yang berulang kali menampilkan konten terlarang, seperti pornografi anak, SARA, pornografi dan sebagainya.

"Lagi diproses revisi Permen Nomor 19 Tahun 2014. Besok saya ke Bandung untuk kick off pembahasannya," kata Semuel ketika ditemui di Gedung Kemenkominfo, Jakarta, Rabu (22/2).

Menurut Semuel peraturan yang ada saat ini tidak mumpuni. Revisi menjadi jalan keluar yang dipilih Kemenkominfo untuk memperjelas ketentuan soal penanganan situs negatif. Khususnya, di Pasal 10 ayat c yang menentukan kategori privasi, pornografi anak, kekerasan, SARA, dan muatan lainnya yang berdampak negatif.

Istilah muatan lainnya yang berdampak negatif itulah yang hendak dirinci Kemenkominfo. Hal itu untuk mengakomodasi beragam pelanggaran di internet.

Selain poin tersebut, Semuel menyatakan revisi akan mencakup penindakan situs bermuatan negatif yang dilaporkan masyarakat. Dengan aturan yang berlaku sekarang, Kemenkominfo hanya bisa meminta pemilik menarik konten terlapor dari situs.

"Umpamanya saat ini ada orang melanggar empat kali (akan ditutup). Ini seperti kartu kuning dan kartu merah di sepak bola," imbuh Semuel.

Ia merencanakan hasil pembahasan revisi ini keluar sebagai peraturan menteri baru dengan target rampung pada Agustus atau September tahun ini.


Thursday, February 23, 2017







« Back