Replace a failed harddisk in Linux software RAID

Ini adalah contoh anda memiliki 2 hard disk, /dev/sda dan /dev/sdb, dengan partisi /dev/sda1 dan /dev/sda2 dan juga /dev/sdb1 dan /dev/sdb2.

/dev/sda1 dan /dev/sdb1 di buat RAID1 array /dev/md0.
/dev/sda2 dan /dev/sdb2 di buat RAID1 array /dev/md1.
/dev/sda1 + /dev/sdb1 = /dev/md0
/dev/sda2 + /dev/sdb2 = /dev/md1
akan tetapi /dev/sdb failed, dan HDD ingin di replace.

Jika sebuah hard disk failed, anda juga dapat melihat pesan error nya di /var/log/messages atau /var/log/syslog.

Anda dapat menjalankan perintah

cat /proc/mdstat

Pada kondisi normal RAID [UU] namun anda akan melihat [U_] jika memiliki error pada RAID1.

Removing The Failed Disk

To remove /dev/sdb, we will mark /dev/sdb1 and /dev/sdb2 as failed and remove them from their respective RAID arrays (/dev/md0 and /dev/md1).

First we mark /dev/sdb as failed:

mdadm --manage /dev/md0 --fail /dev/sdb1
mdadm --manage /dev/md1 --fail /dev/sdb2
shutdown -h now

Adding The New Hard Disk

Setelah merubah hard disk /dev/sdb, nyalakan kembali server.
Hal pertama yang harus kita lakukan sekarang adalah untuk menciptakan partisi yang sama persis seperti pada /dev/sda. Kita dapat melakukan ini dengan perintah sgdisk. Jika belum terinstall jalankan perintah berikut untuk OS Debian dan Ubuntu:

apt-get install gdisk

Untuk RedHat atau CentOS:

yum install gdisk

dan Untuk OpenSuSE:

yast install gdisk

Langkah selanjutnya hanya opsi saja tapi di sarankan. Untuk memastikan bahwa Anda memiliki cadangan dari skema partisi, Anda dapat menggunakan fdisk untuk menulis skema partisi dari kedua disk ke dalam sebuah file dan akan menyimpan cadangan di folder /root.

sgdisk --backup=/root/sda.partitiontable /dev/sda
sgdisk --backup=/root/sdb.partitiontable /dev/sdb

In case of a failure you can restore the partition tables with the --load-backup option of the sgdisk command.
Salin partisi skema dari /dev/sda ke /dev/sdb:

sgdisk -R /dev/sdb /dev/sda

setelah itu, Anda harus mengacak UUID pada hard disk baru untuk memastikan bahwa mereka unik

sgdisk -G /dev/sdb

Lalu Jalankan

sgdisk -p /dev/sda
sgdisk -p /dev/sdb

Untuk memeriksa apakah kedua hard drive memiliki partisi yang sama sekarang.
Selanjutnya tambahkan /dev/sdb1 ke /dev/md0 dan /dev/sdb2 ke /dev/md1:

mdadm --manage /dev/md0 --add /dev/sdb1
mdadm --manage /dev/md1 --add /dev/sdb2

Sekarang kedua aray (/dev/md0 dan /dev/md1) akan di sinkronkan. jalankan

cat /proc/mdstat
server1:~# cat /proc/mdstat
Personalities : [linear] [multipath] [raid0] [raid1] [raid5] [raid4] [raid6] [raid10]
md0 : active raid1 sda1[0] sdb1[1]
24418688 blocks [2/1] [U_]
[=>...................] recovery = 9.9% (2423168/24418688) finish=2.8min speed=127535K/sec
md1 : active raid1 sda2[0] sdb2[1]
24418688 blocks [2/1] [U_]
[=>...................] recovery = 6.4% (1572096/24418688) finish=1.9min speed=196512K/sec
unused devices: <none>

Jika melihat seperti itu berarti sudah selesai.

Was this answer helpful?

 Print this Article

Also Read

Disable MySql Strict Mode di cPanel/WHM

sebelum melakukan sesuatu alangkah baiknya membackup mysql configrasi nya terlebih dahulu: cp...

Cara Reset Password Adminitrator Joomla

Normally, you can add, edit and delete users and passwords from the back-end User Manager. To do...

Routing all mails to a smarthost with SMTP Authentication

Pergi ke halaman "Exim Configuration Editor" di WHM. Pilih "Advanced Editor". Add a...

Exim Error: Ratelimit database not available

If you find any of the following errors below in your /var/log/exim_mainlog log file. The fix...

Virtuozzo : RTNETLINK: Operation Not Supported

Here is a new bug which I faced on virtuozzo 4 and 4.6 for Centos 6 VPS.   VPS fails to...

Powered by WHMCompleteSolution