Jakarta, - Mal online Tokopedia memang dapat diakui sebagai perusahaan internet besar di Indonesia. Sebagai wadah bagi usaha kecil menengah (UKM) untuk memperlebar bisnis dagangnya, Tokopedia mampu menampung hingga tiga juta produk. 

 

Dengan visinya yang berbunyi 'membangun Indonesia lebih baik lewat internet' Tokopedia bertujuan untuk membantu efisiensi kegiatan jual-beli pasar.

 

Ditemui pada acara konferensi pers di Jakarta, Rabu (12/11), CEO Tokopedia William Tanuwijaya menegaskan bahwa Tokopedia bukanlah perusahaan e-commerce, melainkan perusahaan internet karena tidak menjual barang tetapi menjadi platform untuk pelaku bisnis.

 

"Kita adalah generasi internet. Kita harus peduli terhadap pemanfaatan internet yang bermanfaat untuk masyarakat luas," ujar William.

 

Secara fundamental, Tokopedia menjalankan fungsinya sesuai moto 'lebih lengkap, lebih murah, lebih aman'.

 

Sifat Tokopedia yang tidak memungut biaya bagi para penjual (merchant) yang ingin membuka lapak, menjadi alasan utama semakin melebarnya produk-produk yang tersedia di Tokopedia. Hal ini yang melandasi moto ‘lebih lengkap’ karena beragam produk yang ditawarkan seperti pakaian, aksesoris, hingga perangkat teknologi.

 

Kemudian aspek 'lebih murah' di sini bukan perihal harga jual di Tokopedia yang murahan, namun murah dalam arti efisiensi aktivitas jual-beli antara penjual dan pembeli. Efisien dari segi waktu dan jarak karena lebih mudah secara online.

 

"Pembeli di pulau Sumatera misalnya, tidak usah repot-repot datang ke toko tertentu di Jakarta untuk beli suatu barang. Melalui Tokopedia, mereka bisa mencari barang di sana," ungkap William.

 

Bukan dari sisi pembeli saja, namun Tokopedia juga membantu pelaku UKM yang kesulitan membuka lapak dagang. Dengan menaruh barang dagangan di Tokopedia, mereka dapat menjalankan bisnisnya dengan efektif.

 

Lalu aspek ‘lebih aman’, William berangkat dari fenomena penipuan penjualan online. Menurutnya, tindak kriminal seperti itu dapat merusak reputasi internet di Indonesia.

 

Tokopedia hadir untuk mengubah persepsi itu. Sistem pembayaran harus melalui Tokopedia dulu, sehingga pembeli yang ingin membatalkan transaksi akan dikembalikan uangnya secara utuh.

 



Thursday, November 13, 2014







« Back