TelkomSigma jadi penyedia data center pertama di Indonesia yang meraih sertifikasi dari Uptime Institute untuk kategori Tier Certification for Constructed Facilities (TCCF) atas pengelolaan data center Tier III yang ada di Serpong, Tangerang Selatan, Banten.

Menurut Presiden Direktur Telkomsigma Judi Achmadi, data center di Serpong ini memiliki kapasitas sekitar 23 ribu meter persegi dimana sejauh ini sudah beroperasi penuh sekitar 6.000 meter hingga 7.000 meter persegi.

"Ini adalah yang pertama di Indonesia ada data center mendapatkan TCCF Tier III. Kalau sertifikat untuk design memang sudah banyak, tetapi untuk sertifikasi facility, kita yang pertama. Saat ini data center kita yang di Sentul juga tengah diaudit Uptime Institute untuk meraih TCCF," ujarnya di Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, Kamis (1/6/2016).

Judi menjelaskan, sertifikasi untuk fasilitas ini sangat berbeda dengan sertifikasi desain. Karena menurutnya, sertifikasi desain hanya gedung atau lokasinya saja dan belum beroperasi. 

"Tapi kalau facility berarti design dan setup-nya sudah memenuhi standar sertifikasi data center berkelas internasional. Kita sudah dapat yang design Tier III sebanyak tiga buah dan Tier IV design 1 data center," ujarnya.

"Untuk sampai ke tahap itu harus dapat certified design dulu baru bisa certified construction and facility. Perusahaan di Indonesia baru sampai taraf design. Hanya Telkomsigma yang saat ini bisa lolos audit dan direkomendasikan mendapat certified facility," paparnya menegaskan.

Sertifikasi terbaru dari Uptime Institute ini melengkapi deretan sertifikasi sebelumnya yang diraih Telkomsigma diantaranya Sertifikasi Tier III Design dari Uptime untuk Data Center Serpong & Sentul serta sertifikat TIER IV design dari Uptime untuk Data Center Telkom Jatinegara.

Kemudian, Sertifikat international Greenship & Occupational Health & Safety Management System (OHSAS) untuk Data Center Serpong, ISO 27001 :2005, ISO 9001:2008 serta BSI CSA STAR Certified untuk Cloud Security Management System.

Uptime Institute sendiri adalah organisasi yang memberikan sertifikasi dengan sistem tier-ing dimana standar yang ditetapkan oleh Uptime ini menjadi standar bagi pelaku bisnis data center di seluruh dunia.

Lembaga ini yang pertama mendefinisikan konsep Data Center Tier, sebagai acuan badan standarisasi lain seperti Telecommunications Industry Association. 

Uptime membagi sertifikasi Data Center tersebut menjadi 3 tahapan yaitu Tier Certification of Design Documents (TCDD), Tier Certification of Construction Facilities (TCCF), dan Tier Certification of Operational Sustainability (TCOS).

Telkomsigma telah mendapatkan TCCD untuk tiga data center tier III yang dimiliki saat ini. Khusus untuk TCCF, Telkomsigma menjadi perusahaan pertama di Indonesia yang telah berhasil mendapatkan sertifikasi dari Uptime ini. 

"Sedangkan untuk TCOS, sampai saat ini belum ada perusahaan penyedia layanan Data Center yang berhasil mendapatkan sertifikasi dari Uptime," klaim Judi.

Perbedaan Tier III Construction Facility dan Tier III for Design Document antara lain, Tier III Design Certification merupakan sertifikasi untuk konsep design suatu Data Center. 

Adapun Tier III Construction Facility Certification merupakan sertifikasi yang didapat dari hasil uji coba facility sesuai dengan design Tier III yang telah disetujui sebelumnya, dimana facility tersebut memang telah lulus.

"Kalau sertifikat facility ini kami menyamakan antara desain dan fasilitas yang ada. Jadi, ini memang lebih sulit didapat oleh penyedia data center. Karena kenyataan banyak penyedia data center tak cocok antara desain awal dengan fasilitas yang ada," kata Director of Business Development South Asia Uptime Institute Patrick Chan.

Ditambahkannya, design ruang Data Center juga menjadi bagian rekomendasi yang memperkuat opini auditor Uptime dalam menasbihkan Telkomsigma sebagai penerima TCCF. 

"Design dan fasilitas merupakan dua hal yang harusnya dipertimbangkan oleh pengguna dalam menjaga keamanan datanya," tambahnya.

Seperti diketahui, Telkomsigma telah menangani lebih dari 300 klien dari berbagai industri dengan sebagian besar dari pengguna ini berasal dari industri perbankan dan finansial yang sangat peduli dengan keamanan data. 

Telkomsigma telah memiliki data center di antaranya di Surabaya yang luasnya 5.500 meter persegi, data center di Sentul dengan luas area 8,000 meter persegi, serta data center di Serpong yang memiliki area 23.000 meter persegi.

Wednesday, June 1, 2016







« Back

Powered by WHMCompleteSolution