Jakarta - Sanrio, pemilik brand Hello Kitty, tengah menginvestigasi aksi hacking yang menyerang database mereka. Informasi pribadi milik 3,3 juta penggunanya bocor ke publik.

Dilaporkan peneliti keamanan jaringan Chris Vickery dari CSOonline.com, data yang bocor dari situs fans SanrioTown antara lain termasuk nama lengkap pengguna, alamat email dan password yang terenkripsi. Belum diketahui apakah data finansial juga ikutan bocor.

"Peretasan keamanan yang terjadi pada situs SanrioTown saat ini sedang dalam proses investigasi. Informasi lebih detail akan kami jelaskan jika penyelidikan telah rampung," kata juru bicara Sanrio seperti dilansir Reuters, Selasa (22/12/2015).

General Manager perusahaan keamanan RSA Peter Tran berpendapat, ada kemungkinan informasi finansial juga menjadi korban peretasan. Karena situs fanbase biasanya mengintegrasikan informasi tersebut dengan akun fans untuk memudahkan mereka berbelanja barang-barang koleksi Sanrio.

"Kemungkinan pihak ketiga yang membiarkan adanya celah dan membuat serangan mudah masuk," kata Tran.

Brand Hello Kitty sangat populer baik di kalangan anak-anak maupun orang dewasa. Perhatian lain dari kasus hacking ini adalah, database yang diretas berisi informasi personal anak-anak yang bisa saja disalahgunakan untuk aksi kejahatan lain.



Thursday, December 24, 2015







« Back