Jakarta - Ajang Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2015 yang digelar dari tanggal 10 hingga 12 Desember kemarin sudah berakhir. Selama tiga hari, angka penjualan belanja online di Indonesia diperkirakan mencapai Rp 2,1 triliun.

Estimasi ini didapat dari survei yang dilakukan oleh Nielsen Indonesia, lembaga riset yang digandeng oleh penyelenggara Harbolnas 2015. Survei tersebut dilakukan terhadap 700 pengguna internet yang berasal dari 19 kota di Indonesia.

"Penjualan selama Harbolnas meningkat 1,8 kali dibanding penjualan pada hari biasa," ujar Rusdy Sumantri, perwakilan dari Nielsen Indonesia, dalam konferensi pers yang diadakan oleh panitia Harbolnas di Jakarta, Kamis (17/12/2015).

Menurut Rusdy, angka Rp 2,1 triliun itu tak cuma didapat dari survei yang dilakukan ke 700 pengguna internet. Melainkan juga diolah menggunakan data dari survei yang lain, meski data tersebut memang bukan angka resmi dari e-commerce peserta Harbolnas 2015.

Sementara menurut Indra Yonathan, ketua panitia Harbolnas 2015 yang juga SVP Strategic Marketing Partnership Lazada Indonesia, lalu lintas pengunjung situs e-commerce di Indonesia selama event ini berlansung melonjak sekitar 5 sampai 10 kali lipat dibandingkan dengan hari biasa.

"Untuk tiap e-commerce memang berbeda datanya, tapi rentang peningkatan trafiknya berkisar dari 5 sampai 10 kali. Sementara revenue-nya antara 1 sampai 1,5 kali lipat dibanding hari biasa," pungkasnya.

Indra juga menegaskan bahwa Harbolnas ini bukanlah sebuah organisasi, melainkan sebuah gerakan dari teman-teman e-commerce. Yaitu selain untuk membantu para konsumen, juga membantu usaha kecil menengah (UKM) dalam mempromosikan produk buatannya.



Thursday, December 24, 2015







« Back

Powered by WHMCompleteSolution