{"id":8581,"date":"2023-10-18T13:00:40","date_gmt":"2023-10-18T13:00:40","guid":{"rendered":"https:\/\/www.hostnic.id\/blog\/?p=8581"},"modified":"2023-10-18T13:00:40","modified_gmt":"2023-10-18T13:00:40","slug":"fourth-level-domain-pengertian-dan-contoh-penggunaannya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.hostnic.id\/blog\/teknologi\/fourth-level-domain-pengertian-dan-contoh-penggunaannya\/","title":{"rendered":"Fourth Level Domain: Pengertian dan Contoh Penggunaannya"},"content":{"rendered":"<div id=\"attachment_8603\" style=\"width: 989px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img data-recalc-dims=\"1\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-8603\" data-attachment-id=\"8603\" data-permalink=\"https:\/\/www.hostnic.id\/blog\/teknologi\/fourth-level-domain-pengertian-dan-contoh-penggunaannya\/attachment\/5-8\/\" data-orig-file=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.hostnic.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/5-5.png?fit=979%2C503&amp;ssl=1?v=1697633946\" data-orig-size=\"979,503\" data-comments-opened=\"1\" data-image-meta=\"{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;0&quot;}\" data-image-title=\"Fourth Level Domain: Pengertian dan Contoh Penggunaannya\" data-image-description=\"&lt;p&gt;Fourth Level Domain: Pengertian dan Contoh Penggunaannya&lt;\/p&gt;\n\" data-image-caption=\"&lt;p&gt;Fourth Level Domain: Pengertian dan Contoh Penggunaannya&lt;\/p&gt;\n\" data-large-file=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.hostnic.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/5-5.png?fit=979%2C503&amp;ssl=1?v=1697633946\" class=\"size-full wp-image-8603\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.hostnic.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/5-5.png?resize=979%2C503&#038;ssl=1\" alt=\"Fourth Level Domain: Pengertian dan Contoh Penggunaannya\" width=\"979\" height=\"503\" srcset=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.hostnic.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/5-5.png?w=979&amp;ssl=1 979w, https:\/\/i0.wp.com\/www.hostnic.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/5-5.png?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w, https:\/\/i0.wp.com\/www.hostnic.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/5-5.png?resize=768%2C395&amp;ssl=1 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 979px) 100vw, 979px\" \/><p id=\"caption-attachment-8603\" class=\"wp-caption-text\">Fourth Level Domain: Pengertian dan Contoh Penggunaannya<\/p><\/div>\n<p><b><strong><a href=\"https:\/\/www.hostnic.id\/\">Hostnic.id <\/a>&#8211;\u00a0<\/strong><\/b>Dalam dunia internet, domain adalah alamat yang digunakan untuk mengakses situs web. Setiap domain terdiri dari beberapa level, termasuk Top-Level Domain (TLD), Second-Level Domain (SLD), dan Third-Level Domain (subdomain). Selain itu, ada juga Fourth Level Domain (FQDN), yang merupakan tingkatan tambahan dalam hierarki domain. Artikel ini akan menjelaskan secara rinci tentang Fourth Level Domain, termasuk pengertian, fungsi, dan contoh penggunaannya.<\/p>\n<p><strong>Promo Spesial! Dapatkan<a href=\"https:\/\/www.hostnic.id\/\"> Jasa Hosting Murah Rp.9.500 per bulan<\/a><\/strong><\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_75 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi<\/p>\n<label for=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-6a04680b1a554\" class=\"ez-toc-cssicon-toggle-label\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/label><input type=\"checkbox\"  id=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-6a04680b1a554\"  aria-label=\"Toggle\" \/><nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.hostnic.id\/blog\/teknologi\/fourth-level-domain-pengertian-dan-contoh-penggunaannya\/#Pengertian_Fourth_Level_Domain\" >Pengertian Fourth Level Domain<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.hostnic.id\/blog\/teknologi\/fourth-level-domain-pengertian-dan-contoh-penggunaannya\/#Fungsi_dan_Penggunaan_Fourth_Level_Domain\" >Fungsi dan Penggunaan Fourth Level Domain<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.hostnic.id\/blog\/teknologi\/fourth-level-domain-pengertian-dan-contoh-penggunaannya\/#Contoh_Penggunaan_Fourth_Level_Domain\" >Contoh Penggunaan Fourth Level Domain<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.hostnic.id\/blog\/teknologi\/fourth-level-domain-pengertian-dan-contoh-penggunaannya\/#Kesimpulan\" >Kesimpulan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.hostnic.id\/blog\/teknologi\/fourth-level-domain-pengertian-dan-contoh-penggunaannya\/#Akhir_Kata\" >Akhir Kata<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_Fourth_Level_Domain\"><\/span>Pengertian Fourth Level Domain<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Fourth Level Domain, juga dikenal sebagai Fully Qualified Domain Name (FQDN), adalah tingkatan tambahan dalam hierarki domain yang ditempatkan setelah subdomain. FQDN mencakup semua level domain, termasuk TLD, SLD, subdomain, dan tingkatan domain terakhir yang ditambahkan. Secara umum, FQDN terdiri dari beberapa subdomain yang dipisahkan oleh tanda titik (.), diikuti oleh SLD, dan diakhiri dengan TLD.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Fungsi_dan_Penggunaan_Fourth_Level_Domain\"><\/span>Fungsi dan Penggunaan Fourth Level Domain<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Fourth Level Domain digunakan untuk tujuan yang lebih spesifik dalam mengatur dan mengelompokkan alamat situs web. Beberapa fungsi dan penggunaan utama Fourth Level Domain adalah sebagai berikut:<\/p>\n<p><strong>1. Organisasi Besar<\/strong><\/p>\n<p>Fourth Level Domain sering digunakan oleh organisasi besar yang memiliki banyak divisi, cabang, atau departemen. Dengan menggunakan FQDN, organisasi tersebut dapat membangun struktur domain yang terorganisir dengan baik, yang memudahkan dalam mengelola dan mengarahkan lalu lintas situs web. Setiap divisi atau cabang dapat memiliki subdomain unik di tingkat keempat untuk membedakan identitas mereka, seperti marketing.example.com, sales.example.com, atau support.example.com.<\/p>\n<p><strong>Temukan Penawaran Harga Termurah dan Terbaik untuk <a href=\"https:\/\/www.hostnic.id\/domain_id_premium\/\">Domain .ID Premium<\/a><\/strong><\/p>\n<p><strong>2. Penyedia Layanan<\/strong><\/p>\n<p>Fourth Level Domain juga umum digunakan oleh penyedia layanan yang ingin memberikan identitas unik kepada pelanggan mereka. Misalnya, penyedia web hosting dapat memberikan subdomain khusus untuk setiap pelanggan mereka di tingkat keempat, seperti customer1.hostingprovider.com atau customer2.hostingprovider.com. Hal ini membantu dalam mengatur dan mengelola situs web pelanggan dengan lebih efisien.<\/p>\n<p><strong>3. Proyek atau Produk<\/strong><\/p>\n<p>Fourth Level Domain sering digunakan untuk proyek atau produk khusus yang ingin memiliki identitas terpisah dari situs web utama. Misalnya, perusahaan teknologi yang mengembangkan produk baru mungkin menggunakan FQDN untuk menciptakan subdomain yang berfokus pada produk tersebut, seperti product.example.com atau project.example.com. Ini membantu dalam membedakan situs web produk atau proyek tersebut dari situs web utama perusahaan.<\/p>\n<p><strong>4. Daerah atau Lokasi Geografis<\/strong><\/p>\n<p>Fourth Level Domain juga dapat digunakan untuk mengidentifikasi lokasi geografis atau daerah tertentu. Misalnya, sebuah universitas dengan kampus di beberapa negara bagian atau negara mungkin menggunakan FQDN untuk menciptakan subdomain yang mencerminkan lokasi kampus tersebut, seperti campus1.university.edu atau campus2.university.edu. Hal ini membantu dalam membedakan situs web untuk setiap lokasi kampus.<\/p>\n<p><strong>Dapatkan Penawaran Menarik! <a href=\"https:\/\/www.hostnic.id\/hosting\/wordpress-hosting\/\">Plesk Hosting Murah di Hostnic.id\u00a0<\/a><\/strong><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_Penggunaan_Fourth_Level_Domain\"><\/span>Contoh Penggunaan Fourth Level Domain<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Berikut adalah beberapa contoh penggunaan Fourth Level Domain dalam praktiknya:<\/p>\n<p>1. Perusahaan A memiliki beberapa divisi, termasuk penjualan, pemasaran, dan pengembangan produk. Mereka dapat menggunakan FQDN seperti sales.companyA.com, marketing.companyA.com, dan product.companyA.com untuk membedakan situs web setiap divisi.<\/p>\n<p>2. Sebuah universitas dengan beberapa kampus di berbagai negara bagian dapat menggunakan FQDN seperti campus1.universityX.edu, campus2.universityX.edu, dan campus3.universityX.edu untuk mengidentifikasi situs web untuk masing-masing kampus.<\/p>\n<p>3. Sebuah perusahaan hosting web ingin memberikan alamat unik untuk setiap pelanggan. Mereka dapat menggunakan FQDN seperti customer1.hostingprovider.com, customer2.hostingprovider.com, dan customer3.hostingprovider.com untuk masing-masing pelanggan.<\/p>\n<p>4. Sebuah organisasi amal ingin memiliki subdomain yang mencerminkan program mereka. Mereka dapat menggunakan FQDN seperti program1.charity.org, program2.charity.org, dan program3.charity.org untuk membedakan situs web untuk setiap program.<\/p>\n<p><strong>Tingkatkan kecepatan dan performa situs Anda dengan <a href=\"https:\/\/www.hostnic.id\/hosting\/cloud-hosting-nvme\/\">Cloud Hosting NvME!<\/a><\/strong><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesimpulan\"><\/span>Kesimpulan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Fourth Level Domain, atau Fully Qualified DomainName (FQDN), adalah tingkatan tambahan dalam hierarki domain yang digunakan untuk mengatur dan mengelompokkan alamat situs web dengan lebih spesifik. FQDN terdiri dari beberapa subdomain yang dipisahkan oleh tanda titik (.), diikuti oleh Second-Level Domain (SLD), dan diakhiri dengan Top-Level Domain (TLD).<\/p>\n<p>Fourth Level Domain umumnya digunakan oleh organisasi besar dengan banyak divisi atau cabang, penyedia layanan yang ingin memberikan identitas unik kepada pelanggan mereka, proyek atau produk yang ingin memiliki identitas terpisah, serta untuk mengidentifikasi lokasi geografis atau daerah tertentu.<\/p>\n<p>Dengan menggunakan Fourth Level Domain, entitas tersebut dapat membangun struktur domain yang terorganisir dengan baik, membedakan identitas mereka, dan mengelola situs web dengan lebih efisien. Contoh penggunaan Fourth Level Domain meliputi pembuatan subdomain unik untuk setiap divisi atau cabang dalam sebuah organisasi, identifikasi lokasi kampus dalam sebuah universitas, memberikan alamat unik untuk setiap pelanggan dalam sebuah perusahaan hosting web, serta menciptakan subdomain yang berfokus pada proyek atau produk khusus. Selain itu, Fourth Level Domain juga dapat digunakan untuk mengidentifikasi lokasi geografis atau daerah tertentu.<\/p>\n<p><strong>Mulai Bisnis Domain dan Dapatkan Keuntungannya dengan <a href=\"https:\/\/www.hostnic.id\/reseller\/domain-id\/\">Reseller Domain ID<\/a><\/strong><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Akhir_Kata\"><\/span>Akhir Kata<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Dengan penggunaan Fourth Level Domain, pengguna internet dapat dengan mudah mengakses situs web yang ditargetkan dan membedakan identitas atau lokasi yang diinginkan. Struktur domain yang terorganisir juga membantu dalam mengelola dan mengarahkan lalu lintas situs web dengan lebih baik. Dalam era digital yang terus berkembang, Fourth Level Domain menjadi alat yang berguna dalam membangun identitas dan mengatur alamat situs web dengan lebih efektif.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hostnic.id &#8211;\u00a0Dalam dunia internet, domain adalah alamat yang digunakan untuk mengakses situs web. Setiap domain terdiri dari beberapa level, termasuk Top-Level Domain (TLD), Second-Level Domain (SLD), dan Third-Level Domain (subdomain). Selain itu, ada juga Fourth Level Domain (FQDN), yang merupakan tingkatan tambahan dalam hierarki domain. Artikel ini akan menjelaskan secara rinci tentang Fourth Level Domain, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":18,"featured_media":8603,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"_exactmetrics_sitenote_active":false,"_exactmetrics_sitenote_note":"","_exactmetrics_sitenote_category":0,"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[4],"tags":[1664],"class_list":["post-8581","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-teknologi","tag-fourth-level-domain"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Fourth Level Domain: Pengertian dan Contoh Penggunaannya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Fourth Level Domain: Pengertian dan Contoh Penggunaannya. Fourth Level Domain: Pengertian dan Contoh Penggunaannya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.hostnic.id\/blog\/teknologi\/fourth-level-domain-pengertian-dan-contoh-penggunaannya\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Fourth Level Domain: Pengertian dan Contoh Penggunaannya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Fourth Level Domain: Pengertian dan Contoh Penggunaannya. Fourth Level Domain: Pengertian dan Contoh Penggunaannya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.hostnic.id\/blog\/teknologi\/fourth-level-domain-pengertian-dan-contoh-penggunaannya\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Hostnic.id\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-10-18T13:00:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.hostnic.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/5-5.png?v=1697633946\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"979\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"503\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Monic\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Monic\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.hostnic.id\\\/blog\\\/teknologi\\\/fourth-level-domain-pengertian-dan-contoh-penggunaannya\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.hostnic.id\\\/blog\\\/teknologi\\\/fourth-level-domain-pengertian-dan-contoh-penggunaannya\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Monic\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.hostnic.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/07d47eecbbce5d998aaf01aa209cb5b2\"},\"headline\":\"Fourth Level Domain: Pengertian dan Contoh Penggunaannya\",\"datePublished\":\"2023-10-18T13:00:40+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.hostnic.id\\\/blog\\\/teknologi\\\/fourth-level-domain-pengertian-dan-contoh-penggunaannya\\\/\"},\"wordCount\":840,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.hostnic.id\\\/blog\\\/teknologi\\\/fourth-level-domain-pengertian-dan-contoh-penggunaannya\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/i0.wp.com\\\/www.hostnic.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/10\\\/5-5.png?fit=979%2C503&ssl=1?v=1697633946\",\"keywords\":[\"Fourth Level Domain\"],\"articleSection\":[\"Teknologi\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.hostnic.id\\\/blog\\\/teknologi\\\/fourth-level-domain-pengertian-dan-contoh-penggunaannya\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.hostnic.id\\\/blog\\\/teknologi\\\/fourth-level-domain-pengertian-dan-contoh-penggunaannya\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.hostnic.id\\\/blog\\\/teknologi\\\/fourth-level-domain-pengertian-dan-contoh-penggunaannya\\\/\",\"name\":\"Fourth Level Domain: Pengertian dan Contoh Penggunaannya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.hostnic.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.hostnic.id\\\/blog\\\/teknologi\\\/fourth-level-domain-pengertian-dan-contoh-penggunaannya\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.hostnic.id\\\/blog\\\/teknologi\\\/fourth-level-domain-pengertian-dan-contoh-penggunaannya\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/i0.wp.com\\\/www.hostnic.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/10\\\/5-5.png?fit=979%2C503&ssl=1?v=1697633946\",\"datePublished\":\"2023-10-18T13:00:40+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.hostnic.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/07d47eecbbce5d998aaf01aa209cb5b2\"},\"description\":\"Fourth Level Domain: Pengertian dan Contoh Penggunaannya. Fourth Level Domain: Pengertian dan Contoh Penggunaannya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.hostnic.id\\\/blog\\\/teknologi\\\/fourth-level-domain-pengertian-dan-contoh-penggunaannya\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.hostnic.id\\\/blog\\\/teknologi\\\/fourth-level-domain-pengertian-dan-contoh-penggunaannya\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.hostnic.id\\\/blog\\\/teknologi\\\/fourth-level-domain-pengertian-dan-contoh-penggunaannya\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/i0.wp.com\\\/www.hostnic.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/10\\\/5-5.png?fit=979%2C503&ssl=1?v=1697633946\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/i0.wp.com\\\/www.hostnic.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/10\\\/5-5.png?fit=979%2C503&ssl=1?v=1697633946\",\"width\":979,\"height\":503,\"caption\":\"Fourth Level Domain: Pengertian dan Contoh Penggunaannya\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.hostnic.id\\\/blog\\\/teknologi\\\/fourth-level-domain-pengertian-dan-contoh-penggunaannya\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.hostnic.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Fourth Level Domain: Pengertian dan Contoh Penggunaannya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.hostnic.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.hostnic.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"hostnic.id\",\"description\":\"Info, Tips dan Tutorial Seputar Layanan Hostnic\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.hostnic.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.hostnic.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/07d47eecbbce5d998aaf01aa209cb5b2\",\"name\":\"Monic\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/618c16e73ff4b8611ffef11074c3fc0cd2557bbef47ecbcce803b2dd1b3e7284?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/618c16e73ff4b8611ffef11074c3fc0cd2557bbef47ecbcce803b2dd1b3e7284?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/618c16e73ff4b8611ffef11074c3fc0cd2557bbef47ecbcce803b2dd1b3e7284?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Monic\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.hostnic.id\\\/blog\\\/author\\\/blog-writer\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Fourth Level Domain: Pengertian dan Contoh Penggunaannya","description":"Fourth Level Domain: Pengertian dan Contoh Penggunaannya. Fourth Level Domain: Pengertian dan Contoh Penggunaannya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.hostnic.id\/blog\/teknologi\/fourth-level-domain-pengertian-dan-contoh-penggunaannya\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Fourth Level Domain: Pengertian dan Contoh Penggunaannya","og_description":"Fourth Level Domain: Pengertian dan Contoh Penggunaannya. Fourth Level Domain: Pengertian dan Contoh Penggunaannya.","og_url":"https:\/\/www.hostnic.id\/blog\/teknologi\/fourth-level-domain-pengertian-dan-contoh-penggunaannya\/","og_site_name":"Hostnic.id","article_published_time":"2023-10-18T13:00:40+00:00","og_image":[{"width":979,"height":503,"url":"https:\/\/www.hostnic.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/5-5.png?v=1697633946","type":"image\/png"}],"author":"Monic","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Monic","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.hostnic.id\/blog\/teknologi\/fourth-level-domain-pengertian-dan-contoh-penggunaannya\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.hostnic.id\/blog\/teknologi\/fourth-level-domain-pengertian-dan-contoh-penggunaannya\/"},"author":{"name":"Monic","@id":"https:\/\/www.hostnic.id\/blog\/#\/schema\/person\/07d47eecbbce5d998aaf01aa209cb5b2"},"headline":"Fourth Level Domain: Pengertian dan Contoh Penggunaannya","datePublished":"2023-10-18T13:00:40+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.hostnic.id\/blog\/teknologi\/fourth-level-domain-pengertian-dan-contoh-penggunaannya\/"},"wordCount":840,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/www.hostnic.id\/blog\/teknologi\/fourth-level-domain-pengertian-dan-contoh-penggunaannya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/www.hostnic.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/5-5.png?fit=979%2C503&ssl=1?v=1697633946","keywords":["Fourth Level Domain"],"articleSection":["Teknologi"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.hostnic.id\/blog\/teknologi\/fourth-level-domain-pengertian-dan-contoh-penggunaannya\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.hostnic.id\/blog\/teknologi\/fourth-level-domain-pengertian-dan-contoh-penggunaannya\/","url":"https:\/\/www.hostnic.id\/blog\/teknologi\/fourth-level-domain-pengertian-dan-contoh-penggunaannya\/","name":"Fourth Level Domain: Pengertian dan Contoh Penggunaannya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.hostnic.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.hostnic.id\/blog\/teknologi\/fourth-level-domain-pengertian-dan-contoh-penggunaannya\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.hostnic.id\/blog\/teknologi\/fourth-level-domain-pengertian-dan-contoh-penggunaannya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/www.hostnic.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/5-5.png?fit=979%2C503&ssl=1?v=1697633946","datePublished":"2023-10-18T13:00:40+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.hostnic.id\/blog\/#\/schema\/person\/07d47eecbbce5d998aaf01aa209cb5b2"},"description":"Fourth Level Domain: Pengertian dan Contoh Penggunaannya. Fourth Level Domain: Pengertian dan Contoh Penggunaannya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.hostnic.id\/blog\/teknologi\/fourth-level-domain-pengertian-dan-contoh-penggunaannya\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.hostnic.id\/blog\/teknologi\/fourth-level-domain-pengertian-dan-contoh-penggunaannya\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.hostnic.id\/blog\/teknologi\/fourth-level-domain-pengertian-dan-contoh-penggunaannya\/#primaryimage","url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.hostnic.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/5-5.png?fit=979%2C503&ssl=1?v=1697633946","contentUrl":"https:\/\/i0.wp.com\/www.hostnic.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/5-5.png?fit=979%2C503&ssl=1?v=1697633946","width":979,"height":503,"caption":"Fourth Level Domain: Pengertian dan Contoh Penggunaannya"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.hostnic.id\/blog\/teknologi\/fourth-level-domain-pengertian-dan-contoh-penggunaannya\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.hostnic.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Fourth Level Domain: Pengertian dan Contoh Penggunaannya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.hostnic.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.hostnic.id\/blog\/","name":"hostnic.id","description":"Info, Tips dan Tutorial Seputar Layanan Hostnic","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.hostnic.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.hostnic.id\/blog\/#\/schema\/person\/07d47eecbbce5d998aaf01aa209cb5b2","name":"Monic","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/618c16e73ff4b8611ffef11074c3fc0cd2557bbef47ecbcce803b2dd1b3e7284?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/618c16e73ff4b8611ffef11074c3fc0cd2557bbef47ecbcce803b2dd1b3e7284?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/618c16e73ff4b8611ffef11074c3fc0cd2557bbef47ecbcce803b2dd1b3e7284?s=96&d=mm&r=g","caption":"Monic"},"url":"https:\/\/www.hostnic.id\/blog\/author\/blog-writer\/"}]}},"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.hostnic.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/5-5.png?fit=979%2C503&ssl=1?v=1697633946","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8D2mv-2ep","jetpack-related-posts":[{"id":6025,"url":"https:\/\/www.hostnic.id\/blog\/teknologi\/identifikasi-pada-second-level-domain-untuk-sebuah-website\/","url_meta":{"origin":8581,"position":0},"title":"Identifikasi Pada Second Level Domain Untuk Sebuah Website","author":"Monic","date":"2023-07-27","format":false,"excerpt":"Hostnic.id - Ketika Anda mengunjungi sebuah website, Anda mungkin pernah memperhatikan bahwa setiap website memiliki alamat URL yang unik. URL adalah singkatan dari Uniform Resource Locator, dan merupakan alamat unik yang digunakan untuk mengidentifikasi sebuah halaman web di internet. Salah satu komponen dari URL adalah domain, yaitu bagian yang terletak\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Domain&quot;","block_context":{"text":"Domain","link":"https:\/\/www.hostnic.id\/blog\/.\/tutorial\/domain\/"},"img":{"alt_text":"Identifikasi Pada Second Level Domain Untuk Sebuah Website","src":"https:\/\/i0.wp.com\/www.hostnic.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/SLD.png?fit=1024%2C535&ssl=1%3Fv%3D1690453186&resize=350%2C200","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/www.hostnic.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/SLD.png?fit=1024%2C535&ssl=1%3Fv%3D1690453186&resize=350%2C200 1x, https:\/\/i0.wp.com\/www.hostnic.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/SLD.png?fit=1024%2C535&ssl=1%3Fv%3D1690453186&resize=525%2C300 1.5x, https:\/\/i0.wp.com\/www.hostnic.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/SLD.png?fit=1024%2C535&ssl=1%3Fv%3D1690453186&resize=700%2C400 2x"},"classes":[]},{"id":3897,"url":"https:\/\/www.hostnic.id\/blog\/berita\/kenali-3-jenis-domain\/","url_meta":{"origin":8581,"position":1},"title":"Kenali 3 Jenis Domain","author":"Nanda Anubis","date":"2020-08-29","format":false,"excerpt":"1. Top-Level Domain (TLD) Top-Level Domain adalah akhiran dari sebuah nama domain, atau biasa disebut ekstensi domain. TLD dibagi menjadi 3 kelompok berdasarkan Categories, Multi Organizations, and Countries. Generic Top Level Domain (gTLD) Contohnya adalah .com, .edu, .gov, .int , .mil, .org, .net. Country code Top Level Domain (ccTLD) Contohnya\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Berita&quot;","block_context":{"text":"Berita","link":"https:\/\/www.hostnic.id\/blog\/.\/berita\/"},"img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/www.hostnic.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/mipan.png?fit=429%2C319&ssl=1%3Fv%3D1598538119&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":5209,"url":"https:\/\/www.hostnic.id\/blog\/tutorial\/website\/domain-adalah\/","url_meta":{"origin":8581,"position":2},"title":"Domain adalah: Pengertian, Fungsi, dan Macam-Macam Jenisnya","author":"Monic","date":"2022-06-29","format":false,"excerpt":"Dalam bidang IT dan internet, domain adalah sebuah istilah yang penting untuk Anda pahami. Seorang pemilik laman internet juga diharapkan mengerti tentang istilah ini. Silakan baca artikel ini untuk memahami apa itu domain internet. Pengertian Domain Perhatikan nama alamat berikut; www.google.com. Nama Google dalam alamat tersebut merupakan nama website, sedangkan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Website&quot;","block_context":{"text":"Website","link":"https:\/\/www.hostnic.id\/blog\/.\/tutorial\/website\/"},"img":{"alt_text":"Domain adalah: Pengertian, Fungsi, dan Macam-Macam Jenisnya","src":"https:\/\/i0.wp.com\/www.hostnic.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/domain-adalah.png?fit=509%2C340&ssl=1%3Fv%3D1656271538&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":6028,"url":"https:\/\/www.hostnic.id\/blog\/teknologi\/berikut-ini-yang-bukan-jenis-jenis-domain-dalam-website\/","url_meta":{"origin":8581,"position":3},"title":"Berikut Ini Yang Bukan Jenis-Jenis Domain Dalam Website","author":"Monic","date":"2023-07-27","format":false,"excerpt":"Hostnic.id - Dalam membuat website, domain adalah alamat yang digunakan untuk memudahkan pengunjung dalam mengakses website tersebut. Namun, tidak semua nama yang digunakan sebagai alamat website dapat dijadikan domain. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pemilihan domain, seperti panjang nama, jenis karakter yang digunakan, serta jenis-jenis domain yang tersedia.\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Domain&quot;","block_context":{"text":"Domain","link":"https:\/\/www.hostnic.id\/blog\/.\/tutorial\/domain\/"},"img":{"alt_text":"Berikut Ini Yang Bukan Jenis-Jenis Domain Dalam Website","src":"https:\/\/i0.wp.com\/www.hostnic.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/BTD.png?fit=863%2C513&ssl=1%3Fv%3D1690463940&resize=350%2C200","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/www.hostnic.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/BTD.png?fit=863%2C513&ssl=1%3Fv%3D1690463940&resize=350%2C200 1x, https:\/\/i0.wp.com\/www.hostnic.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/BTD.png?fit=863%2C513&ssl=1%3Fv%3D1690463940&resize=525%2C300 1.5x, https:\/\/i0.wp.com\/www.hostnic.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/BTD.png?fit=863%2C513&ssl=1%3Fv%3D1690463940&resize=700%2C400 2x"},"classes":[]},{"id":5861,"url":"https:\/\/www.hostnic.id\/blog\/teknologi\/top-level-domain-com-berfungsi-untuk-apa\/","url_meta":{"origin":8581,"position":4},"title":"Top Level Domain .Com Berfungsi Untuk Apa?","author":"Monic","date":"2023-07-22","format":false,"excerpt":"Hostnic.id - Top Level Domain (TLD) .com adalah salah satu jenis TLD yang paling populer dan banyak digunakan di internet. TLD .com berfungsi sebagai penanda atau identitas untuk sebuah situs web atau alamat web yang digunakan untuk tujuan komersial atau bisnis. Dalam dunia bisnis, memiliki sebuah situs web dengan TLD\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Domain&quot;","block_context":{"text":"Domain","link":"https:\/\/www.hostnic.id\/blog\/.\/tutorial\/domain\/"},"img":{"alt_text":"Top Level Domain .Com","src":"https:\/\/i0.wp.com\/www.hostnic.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/TLDC.png?fit=548%2C268&ssl=1%3Fv%3D1690026811&resize=350%2C200","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/www.hostnic.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/TLDC.png?fit=548%2C268&ssl=1%3Fv%3D1690026811&resize=350%2C200 1x, https:\/\/i0.wp.com\/www.hostnic.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/TLDC.png?fit=548%2C268&ssl=1%3Fv%3D1690026811&resize=525%2C300 1.5x"},"classes":[]},{"id":5864,"url":"https:\/\/www.hostnic.id\/blog\/teknologi\/top-level-domain-org-berfungsi-untuk-apa\/","url_meta":{"origin":8581,"position":5},"title":"Top Level Domain .Org Berfungsi Untuk Apa?","author":"Monic","date":"2023-07-22","format":false,"excerpt":"Hostnic.id - Top Level Domain (TLD) .org adalah salah satu jenis TLD yang populer di internet. TLD .org berfungsi sebagai penanda atau identitas untuk sebuah situs web atau alamat web yang dioperasikan oleh organisasi non-profit atau nirlaba. TLD .org biasanya digunakan oleh organisasi-organisasi yang memiliki tujuan sosial atau kemanusiaan, seperti\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Domain&quot;","block_context":{"text":"Domain","link":"https:\/\/www.hostnic.id\/blog\/.\/tutorial\/domain\/"},"img":{"alt_text":"Top Level Domain .Org","src":"https:\/\/i0.wp.com\/www.hostnic.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/TLDO.png?fit=797%2C464&ssl=1%3Fv%3D1690027473&resize=350%2C200","width":350,"height":200,"srcset":"https:\/\/i0.wp.com\/www.hostnic.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/TLDO.png?fit=797%2C464&ssl=1%3Fv%3D1690027473&resize=350%2C200 1x, https:\/\/i0.wp.com\/www.hostnic.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/TLDO.png?fit=797%2C464&ssl=1%3Fv%3D1690027473&resize=525%2C300 1.5x, https:\/\/i0.wp.com\/www.hostnic.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/TLDO.png?fit=797%2C464&ssl=1%3Fv%3D1690027473&resize=700%2C400 2x"},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.hostnic.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8581","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.hostnic.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.hostnic.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostnic.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/18"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostnic.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8581"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.hostnic.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8581\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8604,"href":"https:\/\/www.hostnic.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8581\/revisions\/8604"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostnic.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8603"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.hostnic.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8581"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostnic.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8581"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.hostnic.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8581"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}