Harga Domain .INFO Termurah Hanya 69rb

Menggunakan tar, gzip dan bzip2

Berikut ini adalah cara menggunakan program tar, gzip, dan bzip2 untuk membuat arsip terkompresi.

Membuat arsip dengan format Tar.

Opsi yang dipakai adalah c dan f. Opsi c berarti create yang artinya adalah membuat arsip. Sedangkan f artinya arsip yang dibuat itu dimasukkan ke dalam sebuah file. File yang dipakai adalah file yang disebutkan setelah opsi f itu, dalam contoh ini adalah hasil.tar.

Kalau suka ngelihat proses yang terjadi, tambahkan opsi v (verbose). Opsi ini juga bisa membuat kamu terlihat lebih jago andaikan saat itu ada orang lain yg ngeliatin

“Simple” kan!? inget loh, ini baru membuat arsipnya saja. File arsip tersebut belum dikompresi sama sekali.

Melakukan kompresi file dengan GZip.Sebuah file atau file arsip yg berisi banyak file bisa dikompresi dengan GZip. Berikut ini adalah perintahnya..

Yup, itu aja! Setelah perintah itu dijalankan, file namafile.tar akan hilang dan digantikan dengan namafile.tar.gz.

Andai namafile.tar diganti menjadi sebuahfile, maka file yang akan terbentuk adalah sebuahfile.gz.

Melakukan kompresi file dengan BZip2.Coba baca cara mengkompresi file dengan GZip. Seluruh perintah gzip diganti menjadi bzip2. Lalu file baru yang dihasilkan tidak memiliki ekstensi .gz melainkan .bz2. Melakukan pengarsipan dan pengkompresian sekaligus.Aplikasi tar bisa bekerja sama dengan gzip dan bzip2. Jadi hanya dengan satu perintah, banyak file dapat kita satukan dan kompresi ke dalam satu file. Perintahnya seperti ini.

Baca Juga:  Cara install dan mengaktifkan Cockpit web console di RHEL 8

Lihat ada opsi z yang ditambahkan. Opsi z adalah opsi untuk melakukan kompresi dengan GZip. Andaikan ingin menggunakan format BZip2, ubah opsi z dengan j. Misalnya sebagai berikut.

Sekali lagi, opsi v bisa ditambahkan atau tidak tergantung kita sendiri.

Harga Domain .WEB.ID Termurah Hanya 10rb

Di tulis oleh: