Pelopor Pembajakan Patenkan Teknologi Anti-pembajakan

Sean Parker dikenal sebagai pendiri Napster, yang dikenal sebagai situs berbagi file musik MP3 secara ilegal.Situs inilah yang digadang-gadang jadi sumber bencana bagi industri musik kala itu.

Sebab, semua orang lebih memilih mengunduh gratis musik mereka di Napster ketimbang membelinya.

Tapi kini ia telah tobat, sebab Parker malah mematenkan teknologi anti pembajakan.

Teknologi ini digunakan untuk mendukung startup teknologi yang dibuatnya. Dengan startup yang dinamakan Screening Room ini, pengguna bisa menonton di rumah berbagai film yang baru saja dirilis. Sebagai imbalannya, pengguna mesti membayar.

Cara Parker membujuk para eksekutif film agar mau memberikan film baru mereka untuk ditayangkan secara digital adalah membalut film-film anyar ini berbagai fitur anti pembajakan. Startup yang didirikan Parker ini belum resmi meluncur.

Konsep yang ditawarkan Screening Room adalah pengguna diharuskan membayar US$50 agar film yang keluar bersamaan dengan pemutarannya di bioskop.

Jika dirupiahkan, harganya memang cukup mahal, setara Rp665.700. Ternyata harga ini juga lumayan besar untuk ukuran menonton bioskop di Amerika Serikat, negeri asal Parker. Sebab, rata-rata harga tiket menonton di AS sekitar US$8.5 atau sekitar Rp113.169.

Namun Parker beralasan, ketimbang menonton diluar dan menghabiskan US$40 untuk membeli empat tiket menonton dan membeli popcorn, lebih baik mengundang beberapa teman ke rumah dan menonton bersama.

Baca Juga:  Cara Google Pikat Vendor Smartphone dengan Android Go

Di tulis oleh: