Jutaan Data Facebook Tak Cuma Bocor di Cambridge Analytica

By:

Kasus penyalahgunaan data 50 juta pengguna Facebook oleh Cambridge Analytica menemui babak baru setelah informasi tersebut ditengarai tidak hanya dimiliki oleh firma itu saja.

Christopher Wylie, seorang whistleblower yang membocorkan penyalahgunaan data 50 juta pengguna Facebook oleh Cambridge Analytica, dikabarkan juga memiliki akses terhadap informasi serupa, sama halnya seperti firma asal Inggris tersebut. Hal ini pertama kali dicium oleh salah satu media asal Amerika Serikat.

Wylie menyimpan puluhan juta data tersebut melalui startup yang didirikannya sekitar empat tahun lalu bernama Eunoia Technologies. Pria berusia 28 tahun asal Kanada tersebut mendirikan Eunoia tak lama setelah ia keluar dari Cambridge Analytica pada Juni 2014.

Pada perusahaan rintisan yang bergerak di bidang analisis ini, Wylie bekerja sama dengan Tobias Kloepper, mantan peneliti data dari SCL Group, induk dari Cambridge Analytica. Kloepper dianggap sebagai pembawa informasi mengenai lebih dari 50 juta pengguna Facebook yang didapatnya dari Aleksandr Kogan.

Nama yang disebutkan terakhir merupakan aktor di balik pembuatan aplikasi kepribadian bernama thisisyourdigitalife, platform yang dimanfaatkan sebagai pengangkut puluhan juta data pengguna Facebook tersebut.

Menariknya, Eunoia diduga memiliki hubungan dengan politisi dari Partai Republik, yaitu Corey Lewandowski. Startup tersebut ditengarai mengoper data lebih dari 50 juta pengguna Facebook kepada Lewandowski untuk keperluan kampanye Donald Trump, yang berasal dari Partai Republik, pada pemilihan presiden Amerika Serikat pada 2016 lalu.

Indikasi tersebut dibantah oleh pengacara Wylie, Tamsin Allen. “Klien saya tidak bekerja untuk Parta Republik sejak meninggalkan Cambridge Analytica. Perusahaannya pun tidak memiliki data maupun aset,” ujarnya,

Terkait ujaran Allen mengenai Eunoia yang tidak memiliki aset, hal tersebut ada benarnya karena startupitu terindikasi belum diluncurkan secara resmi sampai saat ini. Hal tersebut disebabkan oleh kegagalan dalam mencari pendanaan dari pihak investor.

Meski begitu, tetap tidak menutup kemungkinan jika Eunoia memang benar-benar memiliki data lebih dari 50 juta pengguna Facebook, yang tentunya akan menimbulkan kekhawatiran dengan potensi penyebaran informasi tersebut yang makin luas tanpa bisa dikendalikan lagi.