Fungsi Database Server 

Database adalah hal yang penting dan cukup krusial pada semua bidang, baik bidang usaha atau bahkan organisasi hingga institusi pemerintahan dan sekolah. Database menyimpan semua data-data penting yang dibutuhkan. Sehingga diperlukan management agar pengelolaannya tertata dan tersimpan dengan aman. 

Begitupun di bidang IT, database sangat dibutuhkan untuk keperluan base data yang cukup tinggi. Bayangkan saja jika database yang telah Anda simpan dan kelola tiba-tiba hilang atau rusak? Tentu saja akan kacau balau kan?

Lantas, Apa itu Database? Mari kita mulai dari pengenalannya terlebih dahulu. 

Pengertian Database

Database adalah kumpulan data dalam bentuk tabel, skema, objek, view, query dan sebagainya yang disimpan secara rapi dan sistematis dalam komputer serta dapat diolah dengan program aplikasi sehingga menghasilkan suatu informasi penting. 

Baca Juga : Pengertian dan Macam – Macam Database yang Harus Anda Ketahui

Fungsi Database Server

Terdapat beberapa fungsi database server yang perlu Anda ketahui, Sebagai berikut :

  1. Fungsi Database yang pertama adalah mengelompokkan data dengan tujuan agar memudahkan dalam proses identifikasi atau pencarian data. Dengan bantuan software Database Management Systems (DBMS) akan memudahkan user dalam mencari data yang sesuai dan terproses dengan cepat.
  2. Saat Anda menggunakan program biasa seperti excel contohnya, mungkin Anda tidak sengaja menginput data dua kali sehingga menjadi double data, Nah, dengan Software DBMS hal itu bisa dihindari. Hal ini karena sistem database akan memberitahu Anda jika ada data yang kebetulan ganda. Sehingga, proses data benar-benar terproses dengan lebih baik.
  3. Memiliki data yang cukup besar bukan masalah. Anda justru akan diberikan kemudahan dalam mengakses data, edit data, tambah data hingga menghapus suatu data yang sudah tak diperlukan lagi. Jadi, Anda tak perlu khawatir.
  4. Menyimpan data ke dalam database juga terbilang cukup aman. Hal ini dikarenakan hanya Anda atau admin yang bisa mengakses, serta data Anda akan tersimpan pada server. Berbeda dari penyimpanan konvensional yang lebih rentan hilang atau rusak.
  5. Fungsi terakhir adalah hemat biaya. Dengan menggunakan satu sistem database, Anda tidak perlu mengeluarkan uang terlalu besar untuk menyiapkan ruang penyimpanan data yang besar. Cukup menggunakan satu sistem saja. Selain hemat, tentu penggunaannya akan lebih efektif ketimbang memakai banyak software secara terpisah-pisah. 
Baca Juga:  Apa itu Proxy Server?

Di tulis oleh: